Indah ya, begitu indah disaat kita memulainya, setiap hari selalu ada candaan disetiap percakapan kita, setiap hari kita saling menyentuh, walaupun bukan raga, tapi kita saling menyentuh hati. Aku percayakan hati yang sudah lama kosong ini kepada orang yang belum pernah aku kenal sebelumnya, hey kamu, senyum kamu selalu membuat aku kembali ke pelukan kamu, walaupun saat ini begitu banyak masalah dihubungan kita tapi hati ini selalu kamu.
Bahkan ketika suatu hari kamu berbuat kesalahan yang sangat membuat aku sakit hati, aku gak bisa pergi dari kamu, rasanya pergi dari kamu lebih sakit dari yang aku rasakan waktu itu. Ya orang itu, masalalu kamu, orang yang selalu berusaha masuk ke hati kamu lagi, berulang kali dia merayu, membujukmu, bahkan berulang kali aku sakit hati karenanya. Aku berjuang, aku berusaha membentengimu, walaupun nyatanya sulit, kamu selalu kembali sama dia, walaupun bukan untuk berhubungan, tapi nyatanya melihat kamu saling mengirim pesan dengannya adalah sebuah kesakitan buatku.
Tapi entah kenapa aku selalu memaafkan kamu, walaupun berulang kali aku disakiti, tapi hati aku selalu kembali kepadamu.
Dan sekarang, adalah hari dimana sangat memalukan didepan kamu, aku mengecewakan kamu, aku bikij kamu nangis, aku bikin kau benci, aku bikin kamu kembali lagi sama orang jahat itu, aku bohing sama kamu, aku rendah, aku hina.
Tapi aku bisa jamin kalo apa yang aku lakuin sekarang adalah sebuah ketakutan, adalah sebuah trauma, adalah kesalahan yang tidak bisa dimaafkan, ya, aku tidak bisa memaksamu memaafkan walaupun pada kenyataannya yang sebelumnya kamu lakuin ke aku lebih menyakitkan dari ini, tapi aku gak bisa memaksa kamu menjadi seperti aku, aku gak bisa maksa kamu kembali sama aku.
Tapi aku berani jamin, kalau hati aku seutuhnya buat kamu, tidak ada niatan dihati aku buat kembali dengannya, ini murni ketakutan aku atas apa yang aku rasakan selama ini.
Aku sayang sama kamu, hanya kamu orang yang bisa membuatku berulang kali kembali bahkan setelah kamu sakitin berkali-kali.
Kamu akan selalu menjadi bunga dihati aku.
No comments:
Post a Comment