Universitas Gunadarma

You Should Try It

10 Oct 2017

Definisi & Pengertian SEO

Optimisasi SEO on page, yaitu sebuah optimisasi yang berhubugan langsung dengan mesin pencari dan dilakukan pada website itu sendiri. Fungsinya adalah membuat website lebih ringan pada saat loading, mengoptimalkan link rusak dan web crawl sebuah website.



Optimisasi SEO off page, yaitu sebuah optimisasi mesin pencari yang dilakukan di luar website. Dalam penerapannya, bisa menggunakan backlink dan anchor text yang berkaitan dengan isi website.

Menjadikan website mendapat ranking yang bagus di Google yaitu dengan cara mengoptimisasikan keduanya. Adapun langkah yang bisa ditempuh yaitu dengan mencari keyword yang benar-benar hangat diberitakan. Dan mencari informasi yang sering dituliskan orang di kolom pencarian Google. Dalam mengoptimisasikan kedua jenis definisi SEO tersebut tidak boleh dipisahkan.
Untuk menetukan keyword yang akan digunakan harus benar-benar relevan. Karena persaingan pada search engine Google sangat ketat. Bukan sekedar membuat sembarang keyword asal jadi saja.
Keyword akan menjadi tolak ukur dalam website kita. Bisa dijadikan sebagai sebuah alat menarik banyak pengunjung untuk singgah di website kita. Dengan demikian, mengoptimisasikan SEO dan keyword yang baik sangat dibutuhkan dalam mengelola sebuah laman web.


Apa itu E-Commerce dan E-Business ?

Internet telah membuat interaksi bisnis menjadi multi-aspek. Sekarang orang bisa melakukan bisnis, seperti membeli sesuatu, bertransaksi, dan menjalankan fungsi-fungsi bisnis melalui internet. Konsumen dan pemilik/pengelola bisnis dapat mendapatkan dan melakukan apa yang mereka inginkan tanpa harus meninggalkan beranjak dari tempat duduk, selama terhubung dengan internet.



Istilah e-business dan e-commerce seringkali terlihat dan digunakan untuk proses yang sama. Namun demikian, meskipun berhubungan, keduanya memiliki arti yang berbeda. Awalan “e” berarti “elektronik”, yang berarti kegiatan atau transaksi yang digunakan tanpa pertukaran atau kontak fisik. Transaksi diadakan secara elektronik atau digital, sesuatu dibuat menjadi mungkin dengan pesatnya perkembangan komunikasi digital.
E-commerce berarti transaksi bisnis melalui internet di mana pihak-pihak yang terlibat melakukan penjualan atau pembelian. Transaksi yang dilakukan dalam e-commerce pada dasarnya melibatkan pengalihan (transfer) atau penyerahterimaan (handing over) kepemilikan dan hak atas produk atau jasa.
Secara teknis, e-commerce hanya merupakan bagian dari e-business karena, menurut definisi, e-business adalah semua transaksi bisnis online, termasuk penjualan secara langsung kepada konsumen (e-commerce), transaksi dengan produsen dan pemasok, dan interaksi dengan mitra bisnis. Pertukaran informasi via database terpusat juga dilakukan dalam e-commerce. Fungsi-fungsi bisnis hanya terbatas pada sumber daya teknologi.
E-commerce pada prinsipnya melibatkan pertukaran uang dalam transaksi. E-business, karena lebih luas, tidak terbatas pada transaksi yang bersifat keuangan (monetary). Semua aspek dalam bisnis, seperti pemasaran, perancangan produk, manajemen pemasokan, dsb., tercakup
E-business lebih mengenai pembuatan produk besar, ide kreatif dan pemberian layanan yang bermutu, perencanaan pemasaran produk dan pelaksanaannya. Jadi, tentu saja, e-commerce merupakan bagian takterpisahkan dari proses e-business, namun dalam kerangka terbatas, e-commerce merupakan kegiatan menjual dan membeli.
Ringkasan:
1. E-business lebih luas dalam lingkup dan e-commerce hanya merupakan satu aspek atau satu bagian dari e-business.
2. E-commerce hanya mencakup transaksi bisnis seperti membeli dan menjual barang dan jasa melalui internet.
3. E-commerce pada prinsipnya melibatkan perdagangan uang sedangkan dalam e-business, transaksi uang tidak diperlukan.

4. E-business melibatkan pemasaran, perancangan produk, evaluasi layanan konsumen, dll.